Kegiatan Study Tour Ke Rumah Taufik Ismail dari Irsyad Ahmad dari kelas XMipa7

Study Tour Ke Rumah Puisi Taufik Ismail

 

1. Hari/Tanggal   : Jumat/28 April 2017

2. Tempat       : Rumah Puisi Taufik Ismail

3. Waktu        : 09.30 – 12.00 WIB

4. Peserta       : Siswa – Siswi SMAN1 Lubuk Alung Kelas XMipa7

5. Pembimbing   : Rita Anggraini Sp,d

6. Kegiatan      :

 

A). Sejarah Rumah Puisi Taufik Ismail

 

 Berdiri 19 Desember 2017 di Aie Angek,Kab. Tanah Datar. 10 tahun yang lalu istri dari Taufik Ismail bertanya: “Uda,seandainya uda dipanggil Yang Maha Kuasa bagaimana buku-bukuna?.Taufik Ismail pun menjawab:”Saya langsung menyumbangkan buku-buku ke HB.Yasin.Istrinya pun marah dan memberi saran agar buku-buku tersebut disumbangkan ke kampung halaman.Taufik Ismail pun tersadar dengan kampngnya.Lalu,ia pun menerima saran dari istrinya.Ia pun langsung mencari tanah dikampungnya(Pandai Sikek,di Kaki Gunung Singgalang) ternyata susah mencarinya karena tanah disana susah melepasnya(tanah pusako tinggi).Lalu ia pergi ke kampung istrinya(Payakumbuh),ternyata tidak ada tanah didapatnya.Setelah bersusah payah mencari tanah,akhirnya ia mendapat tanah di Aie Angek ini.

 

-Motivasi Taufik Ismail membangn rumah Puisi

a).Dari surah Al-Alaq ayat 1-5

b)Dari surah Al-Qalam ayat 1

 

-Diberi nama Rumah Puisi, karena :

a).Disekitar rumah puisi erdapat banyak puisi karya Taufik Ismail

b)Terdapat mading dan rak buku

 

1).Tersedia buku karangan Taufik Ismail sebanyak 8000 buah buku.Buku tersebut sebagai taman baca bagi penunjung

2)Pelatihan guru bahasa dan sastra

3)Pertemuan antar sastrawan

 

B) Biografi Taufik Ismail

 

 Lahir di Bukittinggi pada tanggal25 Juni 1935 pada masa pemerintahan Belanda. Pada masa SDNya ia selalu bepindah sebanyak 4 kali.SDNya di Solo,Semarang,salatiga,dan tamat di Jogja. Pada masa SMP ia besekolah di Bukitinggi. SMANya ia bersekolah di Bogor dan menamatkan SMANya di Amerika Serikat karena mendapat beasiswa pertama. Beliau menamatkan jurusan di bidang Sastra. Dan bergelar DrH(Dokter Hewan)

 Sejak kecil beliau suka membaca.Pada 1 minggu ia menamatkan 2 buah buku. Pada kelas 2 SD ia sudah bisa menulis puisi. Anak dari pasangan Abdul Gafar dengan Tinur Muhammad Nur ini membuat puisi pertamanya yang berjudul “Gurindam”.

 

7. Narasumber

 Nama   : Fitra Mulya

 Jabatan  : Manager Rumah Puisi Taufiq Ismail

 

8. Pertanyaan

 

– Redha Maulana Yusra

 

 Bagaimana cara mengubah remaja yang suka/sibuk dengan gadgetnya agar suka dengan membaca buku?

 

Jawab: Kita memberi contoh kepada orang yang candu dengan gadgetnya dengan cara membaca buku sastra. Orang yang candu tersebut akan mulai tertarik apa yang kita baca.

  

Tips Menulis:  

1) Mempunyai buku kecil dan tulis dua hal(apa yang dipikirkan dan perasaan)

 

-Shahibul Ihsan

 

 Jenis buku apa saja yang Taufik Ismail buat dan yang paling populer, dan apakah Taufik Ismail membuat puisi saja?

 

Jawab: Ia memfokuskan membuat puisi saja. Ada prosa yang ia buat dengan judul “Gorong”. Puisi yang paling terkenal adalah “Sajadah Panjang”. Puisi beliau banyak yang dilagukan oleh musisi Indonesia yang terkenal.

Contohnya:

1) Rindu Rasul di nyanyikan oleh Hadid Alwi

2) Sajadah Panjang yang dilagukan kembali oleh band “NOAH”

3) Panggung Sejarah yang dinyanyikan oleh Nike Ardilla

 

– Irfan Afrinal

 

 Kenapa Taufik Ismail tidak mengambil Jurusan Sastra pada SMA, dan mengapa beliau mendapat gelar DrH?

 

Jawab: Sejak kecil beliau menjdi seorang penulis. Ketika di Amerika, pas saat liburan beliau bekerja di sebuah peternakan seluas 1000 hektar. Dia menghayal, seandainya ia memiliki peternakan seluas itu, maka ia bisa membiayai untuk hobinya menulis puisi. Karena itulah, ia mengambil jurusan kedokteran dan peternakan di UI

-Ia pernah menjadi dosen di IPB Jurusan Peternakan

-Ia pernah mengajar SMA di Bogor

– Dan pernah bekerja di Peusahaan Unilever

Leave a Reply