MID BAHASA INDONESIA (RAHMAT FIRDAUS)

TUGAS BAHASA INDONESIA

 PENGGANTI UJIAN MID

 

 

1.      TEKS NEGOSIASI

Negoisasi Jual Beli

Siang itu di pasar TANDIKAT, seperti biasa terjadi kegiatan jual beli.Ipir yang sedang berekreasi ingin membelikan oleh-oleh untuk ibunya. Dia ingin membelikan kerudung. Terjadilah tawar menawar antara Ipir dan Penjual kerudung.

Penjual : Selamat siang.

Ipir : Selamat siang.

Penjual : Mau beli apa mas?

Ipir : Ini mbak mau beli kerudung untuk ibu saya.

Penjual : Yang modelnya bagaiamana?


Ipir : Yang biasa saja mbak.

Penjual : Silakan mas kesini


Penjual : Silakan mas dipilih, banyak pilihannya.

Ipir : Saya suka yang hijau mbak, kalo dilihat segar.

Penjual : Iya mas. Cocok kalo dipakai oleh ibu mas.

Ipir : Ini berapa mbak?

Penjual : Rp 50.000,00.

Ipir : Wah, kok mahal mbak? Rp 30.000,00 tidak boleh?

Penjual : Tidak boleh mas, itu bahannya bagus soalnya.

Ipir : Tidak bisa kurang mbak?

Penjual : Rp 45.000,00 boleh mas.

Ipir : Rp 40.000,00 ya mbak? Ini untuk oleh-oleh ibu saya.

Penjual : Benar-benar tidak boleh mas. Nanti toko saya bisa bangkrut.

 

Ipir : Hahaha mbak berlebihan deh.

Ipir : Ya sudah mbak Rp 45.000,00, saya ambil yang ini.

Penjual : Mau beli apa lagi mas?

Ipir : Itu saja mbak. Ini uangnya mbak.

Penjual : Uangnya Rp 50.000,00 , kembali Rp 5.000,00.

Penjual : Trimakasih mas.

Ipir : Iya mbak, sama-sama.

 

STRUKTUR TEKS NEGOSIASI  :

1.Orientasi      : Pembukaan atau awalan sebelum melakukan negosiasi.

Kutipan pada teks       :

Siang itu di pasar Klewer, seperti biasa terjadi kegiatan jual beli. Anton yang sedang berekreasi ingin membelikan oleh-oleh untuk ibunya. Dia ingin membelikan kerudung. Terjadilah tawar menawar antara Anotn dan Penjual kerudung.

Penjual : Selamat siang.

Anton : Selamat siang.


2.Permintaan  : Suatu hal yang diinginkan oleh pihak pertama.

Kutipan pada teks       :

Penjual : Mau beli apa mas?

Anton : Ini mbak mau beli kerudung untuk ibu saya.

3.Pemenuhan  : Kesanggupan pihak lain untuk memenuhi permintaan.

Kutipan pada teks       :

Penjual : Yang modelnya bagaiamana?


Anton : Yang biasa saja mbak.

Penjual : Silakan mas kesini

4.Penawaran   : Terjadinya proses tawar menawar antara satu pihak dengan pihak lain.

Kutipan pada teks       :

Anton : Ini berapa mbak?

Penjual : Rp 50.000,00.

Anton : Wah, kok mahal mbak? Rp 30.000,00 tidak boleh?

Penjual : Tidak boleh mas, itu bahannya bagus soalnya.

Anton : Tidak bisa kurang mbak?

Penjual : Rp 45.000,00 boleh mas.

Anton : Rp 40.000,00 ya mbak? Ini untuk oleh-oleh ibu saya.

Penjual : Benar-benar tidak boleh mas. Nanti toko saya bisa bangkrut.

 

5.Persetujuan  : Kesepakatan atas hasil tawar menawar

Kutipan pada teks       :

Anton : Ya sudah mbak Rp 45.000,00, saya ambil yang ini.

6.Pembelian    : Terjadi transaksi antara masing masing pihak.

Kutipan pada teks       :

Penjual : Mau beli apa lagi mas?

Anton : Itu saja mbak. Ini uangnya mbak.


Penjual : Uangnya Rp 50.000,00 , kembali Rp 5.000,00.

 

7.Penutup        : Biasanya ucapan salam atau terima kasih.

Kutipan pada teks       :

Penjual : Trimakasih mas.

Anton : Iya mbak, sama-sama.

 

PARTISIPAN

1.      Penjual .

2.      Pembeli Ipir.



 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

SURAT PENAWARAN

 

Jakarta, 16 Januari 2010

Kepada Yth
PT. Tobat Jaya
Kawasan Pelabuhan Tanjung Priok
Jakarta Utara

Nomor : 066/KB/I/2014
Perihal : Penawaran Alat Keselamatan Pelayaran
Lampiran : 1 Berkas

Dengan Hormat,

Bersama surat ini kami ingin memperkenalkan perusahaan kami PT. Jaya Bersama  yang beralamat di Jl. Gajah Mada No. 9, Jakarta Pusat yang bergerak dalam bidang distributor peralatan keselamatan pelayaran. Perlu diketahui bahwa perusahaan kami telah melakukan kerja sama pengadaan alat-alat keselamatan dengan beberapa perusahaan pelayaran dan penyeberangan terkemuka.

Oleh karena itu kami bermaksud mengadakan kerjasama dengan PT. Tandikek Jaya dalam hal penyediaan alat-alat keselamatan pelayaran dengan harga yang bersaing. Untuk lebih jelasnya berikut kami lampirkan brosur produk alat keselamatan kami yang telah memenuhi standar keselamatan internasional untuk dijadikan bahan pertimbangannya. Kami sangat bangga sekiranya PT. Tobat Jaya dapat menjalin kerjasama yang baik dengan perusahaan kami.

Demikian surat penawaran ini kami sampaikan atas perhatian dan kerja sama yang baik kami ucapkan terima kasih.

Hormat kami,
PT. Jaya Bersama

 

 

 

 

 Kekurangan yang dimiliki surat penawaran diatas.

1.      Kekurangan

a.      Tidak terdapat logo perusahaan.

b.      Tanggal surat tidak terletak di sebelah kanan nomor surat,melainkan diatas penerima surat

c.       Alamat penerima surat menggunakan kata ‘’kepada’’

d.      Tidak terdapat nomor telepon.

e.      Tidak terdapat logo.

f.        Tidak terdapat website atau email.

g.      Alamat penerima surat menggunakan kata “kepada”

SURAT YANG SUDAH DIPERBAIKI :

 

Jaya Bersama

                                                                                                DEK RINAI TULAH YANG MAMBUEK BASAH

                                                                                 Jl. Gajah Mada No. 9, Jakarta Pusat

                                                            Website :  www.jaya.bersama.com

                                                            Email      :  [email protected]

 

Nomor             : 066/KB/I/2014                                                          Jakarta, 12 Januari 2014
Perihal             : Penawaran Alat Keselamatan Pelayaran
Lampiran          : 1 Berkas

Yth:
PT. Tobat Jaya
Kawasan Pelabuhan Tanjung Priok
Jakarta Utara

Dengan Hormat,
Bersama surat ini kami ingin memperkenalkan perusahaan kami PT. Jaya Bersama yang beralamat di Jl. Gajah Mada No. 9, Jakarta Pusat yang bergerak dalam bidang distributor peralatan keselamatan pelayaran. Perlu diketahui bahwa perusahaan kami telah melakukan kerja sama pengadaan alat-alat keselamatan dengan beberapa perusahaan pelayaran dan penyeberangan terkemuka.

Oleh karena itu kami bermaksud mengadakan kerjasama dengan PT. Tobat Jaya  dalam hal penyediaan alat-alat keselamatan pelayaran dengan harga yang bersaing. Untuk lebih jelasnya berikut kami lampirkan brosur produk alat keselamatan kami yang telah memenuhi standar keselamatan internasional untuk dijadikan bahan pertimbangannya. Kami sangat bangga sekiranya PT. Tobat Jaya dapat menjalin kerjasama yang baik dengan perusahaan kami.

Demikian surat penawaran ini kami sampaikan atas perhatian dan kerja sama yang baik kami ucapkan terima kasih.

Hormat kami,
Manager PT. Jaya Bersama

 

 

 

Rahmat Firdaus

 

                       

Tobat Jaya

                                                                                                Kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara

                                                                        Website :  www.jaya.tobat.com

                                                                        Email      :  [email protected]

 

 

Nomor             : 071/KB/I/2014                                              Jakarta,2 Februari 2014

Hal                   : Surat Balasan

Lampiran         : 1 Lembar

 

Yth. PT. Jaya Bersama

Jl. Gajah Mada No. 9, Jakarta Pusat

 

Dengan Hormat,

Mengenai surat yang anda kirim pada tanggal 12 Januari 2014, Nomor     :  066/KB/I/2014  perihal penawaran kerja sama dalam penyediaan alat-alat keselamatan pelayaran. Kami bersedia bekerjasama dengan PT. Jaya Bersama bersama dalam hal pembiayaan barang.

 

Berikut ini kami kirimkan berkas perjanjian kerjasama yang berisi tentang hal-hal yang berkaitan dengan kerjasama sistem pembiayaan beserta Surat Kontrak Perjanjian Kerjasama yang harus ditanda tangani.

 

Mohon untuk mempelajari isi dari Surat Kontrak Perjanjian Kerjasama yang terlampir pada surat balasan kerjasama ini. Apabila ada hal yang perlu dipertanyakan silakan hubungi kami.

 

Demikian surat balasan permohonan dari kami semoga kita bisa menjalin hubungan kerja sama yang baik dalam jangka waktu yang lama.

 

Hormat kami,

Marketing PT. Tobat Jaya

 

 

 

                       

James Rodriguez

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

CONTOH TEKS DEBAT

 

PEMERINTAH MULAI MENERAPKAN

FULL DAYS SCHOOL


Moderator:
Berita mengenai ketetapan pemerintah untuk menerapkan full day school bagi semua sekolah, telah mengejutkan banyak pihak, terutama bagi orang tua siswa. Komentar-komentar positif yang mendukung dan komentar-komentar negatif yang menolak, membuat kita berpikir, apakah Indonesia sudah tepat menerapkan full day school untuk semua tingkat pendidikan?

Tim afirmasi (tim yang menyetujui mosi)
Kami dari tim afirmasi sangat menyetujui keputusan pemerintah mengenai full day school bagi sekolah. Dengan ada full day school, siswa-siswa dapat belajar secara optimal dan diawasi langsung oleh guru pembimbing mata pelajaran siswa.

Tim oposisi (tim yang menolak mosi)
Kami dari tim oposisi menolak ketetapan tersebut. Karena sebagai anak-anak, kami juga membutuhkan waktu untuk mengembangkan diri sendiri dan bersosialisasi dengan keluarga dan masyarakat. 

Tim netral
Sebagai seorang siswa, kami memang butuh bimbingan dari pihak sekolah dan keluarga. Ilmu memang penting, tetapi begitu pula dengan keluarga dan bersosialisasi dengan masyarakat. Memang kami harus pintar-pintar membagi waktiu agar masa muda kami tidak berlalu begitu saja tanpa manfaat sama sekali.

                                                                                                          

 

Analisis Unsur

 

1.        Mosi: Hal atau topik yang diperdebatkan.

2.        Tim Afirmasi: Tim yang setuju terhadap hal yang diperdebatkan.

3.        Tim Oposisi: Tim yang tidak setuju atau menentang mosi.

4.        Tim Netral: Tim yang memberikan argumen 2 sisi,baik dukungan maupun sanggahan terhadap mosi

5.        Moderator: Orang yang memimpin jalannya debat.

6.        Penulis: Orang yang menulis kesimpulan suatu debat.

 

 

Analisi struktur

 

1.      Pengantar(isu): “pemerintah mulai menerapkan full days school”

2.      Argumentasi: apakah Indonesia sudah tepat menerapkan full day school untuk semua tingkat pendidikan.

3.      Simpulan: sebagai seorang siswa kita harus bisa membagi waktu, agar kita bisa mendaptkan pendidikan yang baik dan juga kita bisa berinteraksi dengan lingkungan masyarakat dan keluarga. 

 

Cara Menyimpulkan Teks Debat

 

1.        Generalisasi: penarikan kesimpulan ini dengan cara umum biasanya menggunakan kata jadi.

2.        Sebab Akibat: dalam pola ini sebab bisa menjadi gagasan utamanya,sedangkan akibat menjadi gagasan penjelasan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

CONTOH TEKS BIOGRAFI

 

BIOGRAFI THOMAS ALVA EDISON

 

Thomas Alva Edison merupakan salah satu penemu yang paling memberikan kontribusi besar bagi dunia berkat temuannya yaitu lampu pijar. Thomas Alva Edison dilahirkan di Milan, Ohio pada tanggal 11 Februari 1847. Tahun 1854 orang tuanya pindah ke Port Huron, Michigan. Edison pun tumbuh besar di sana. Sewaktu kecil Edison hanya sempat mengikuti sekolah selama 3 bulan. Gurunya memperingatkan Edison kecil bahwa ia tidak bisa belajar di sekolah sehingga akhirnya Ibunya memutuskan untuk mengajar sendiri Edison di rumah. Kebetulan ibunya berprofesi sebagai guru. Hal ini dilakukan karena ketika di sekolah Edison termasuk murid yang sering tertinggal dan ia dianggap sebagai murid yang tidak berbakat.

Biografi Thomas Alva Edison
Meskipun tidak sekolah, Edison kecil menunjukkan sifat ingin tahu yang mendalam dan selalu ingin mencoba. Sebelum mencapai usia sekolah dia sudah membedah hewan-hewan, bukan untuk menyiksa hewan-hewan tersebut, tetapi murni didorong oleh rasa ingin tahunya yang besar. Pada usia sebelas tahun Edison membangun laboratorium kimia sederhana di ruang bawah tanah rumah ayahnya. Setahun kemudian dia berhasil membuat sebuah telegraf yang meskipun bentuknya primitif tetapi bisa berfungsi.

Tentu saja percobaan-percobaan yang dilakukannya membutuhkan biaya yang lumayan besar. Untuk memenuhi kebutuhannya itu, pada usia dua belas tahun Edison bekerja sebagai penjual koran dan permen di atas kereta api yang beroperasi antara kota Port Huron dan Detroit. Agar waktu senggangnya di kereta api tidak terbuang percuma Edison meminta ijin kepada pihak perusahaan kereta api, “Grand Trunk Railway”, untuk membuat laboratorium kecil di salah satu gerbong kereta api. Di sanalah ia melakukan percobaan dan membaca literatur ketika sedang tidak bertugas.

Tahun 1861 terjadi perang saudara antara negara-negara bagian utara dan selatan. Topik ini menjadi perhatian orang-orang. Thomas Alva Edison melihat peluang ini dan membeli sebuah alat cetak tua seharga 12 dolar, kemudian mencetak sendiri korannya yang diberi nama “Weekly Herald”. Koran ini adalah koran pertama yang dicetak di atas kereta api dan lumayan laku terjual. Oplahnya mencapai 400 sehari.

Pada masa ini Edison hampir kehilangan pendengarannya akibat kecelakaan. Tetapi dia tidak menganggapnya sebagai cacat malah menganggapnya sebagai keuntungan karena ia banyak memiliki waktu untuk berpikir daripada untuk mendengarkan pembicaraan kosong. Tahun 1868 Edison mendapat pekerjaan sebagai operator telegraf di Boston. Seluruh waktu luangnya dihabiskan untuk melakukan percobaan-percobaan tehnik. Tahun ini pula ia menemukan sistem interkom elektrik.

Penemuan Lampu Pijar oleh Thomas Alva Edison
Pada tahun 1877, ia menyibukkan diri dengan masalah yang pada waktu itu menjadi perhatian banyak peneliti yaitu lampu pijar. Edison menyadari betapa pentingnya sumber cahaya semacam itu bagi kehidupan umat manusia. Oleh karena itu Edison mencurahkan seluruh tenaga dan waktunya, serta menghabiskan uang sebanyak 40.000 dollar yang didapat dari hasil menjual penemuannya ke perusahaan-perusahaan dan dalam kurun waktu dua tahun ia melakukan percobaan membuat lampu pijar.

Biografi Thomas Alva Edison

Model lampu temuan Thomas Alva Edison

Persoalannya ialah bagaimana menemukan bahan yg bisa berpijar ketika dialiri arus listrik tetapi tidak terbakar. Total ada sekitar 6000 bahan yang dicobanya. Melalui usaha keras Edison, akhirnya pada tanggal 21 Oktober 1879 lahirlah lampu pijar listrik pertama yang mampu menyala selama 40 jam.

 …Aku tidak gagal. Hanya saja aku menemukan 10000 jalan yang ternyata tidak bekerja – Thomas Alva Edison

 

Hal yang patut diteladani dari tokoh ini adalah:

1.      Memiliki rasa pengen tahu yang tinggi dan tidak takut untuk mencoba.

 

2.      Pantang menyerah dan selalu berusaha walaupun harus melalui berbagai rintangan yang berat.

Leave a Reply