Resensi Novel The wishful Tanzuku

Resensi Novel “The Wishful Tanzuku”

Karangan Marlyn Christ

1.      Data Buku

Ø  Judul Buku                  : The Wishful Tanzuku

Ø  Penulis                         : Marlyn Christ

Ø  Jumlah Halaman          : 300 halaman

Ø  Penerbit                       : Senja

Ø Alamat Penerbit    : Sampangan Gg. Perkutut No.325-B Jl. Wonosari, Baturetno Yogyakarta.

 

2.      Unsur Instrinsik

Ø  Tokoh              :

1.      Rei

2.      Matsumoto Akhiko

3.      Takahashi Sensei

4.      Ryouma

5.      Ando Sensei

6.      Ogawa Sensei

7.      Hoshina Hanabi

8.      Nakagawa Kirito

9.      Eijii

Ø  Watak             

1.      Rei : Gadis yang pintar, hebat bermain music, ramah, suka menlong.

2.      Matsumoto Akhiko : Seorang pria tampan yang pintar, maniak pelajaran, baik hati.

3.      Takahashi Sensei : Seorang guru di esekolah Hibiya Koukousei dengan peraturan
belajar yang ketat.

4.      Ryouma : Teman sekelas Rei dan Matsumoto. Dia anak yang baik hati.

5.      Ando Sensei :Guru musik yang baik hati, penegertian dan suka menolong. Ia mengajukan beasiswa untuk Rei ke Umiversitas Art Tokyo.

6.      Ogawa Sensei : Guru Olahraga.

7.      Hoshina Hanabi :Hebat bermain basket tetapi kasar, kejam, tidak berperikemanusiaan, dan sombong.

8.      Nakagawa Kirito : Ayahnya Rei, pekerja keras, baik hati.

9.      Eijii : Ayahnya Matsumoto, sangat ramah.

Ø  Alur

1.      Maju
Dikatakan alur maju karena tidak ada bagian yang menceritakan masa lampau yang menjadi bagian inti dari cerita. Dan karena ada kata-kata masa yang ditunggu seperti Musim gugur telah tibs (Pada halaman 111), musim dingin (Pada halaman 135).

Ø  Latar

1.      Latar Waktu

a. Pagi : Dari bawah, sebuah senyum terlukis dibibir Rei yang sedari tadi memperhatikan burung itu. Ia mengangguk pasti, lalu kembali melangkah. Pagi yang indah untuk memulai hal baru. (Halaman 18)

b. Siang : Ogawa sensei memberikan latihan tambahan basket, akibatnya Matsumoto pulang terlambat dan cuacanya sangat panas. (Halaman 44)

c. Sore : “Jam tiga sore,” jawab Akhiko singkat. “Dan, aku serius Rei.” (Halaman 179)

d Malam : Malam itu, lapangan kosong yang biasanya dijadikan tempat bermain bola disulap menjadi pasar malam dadakan dengan sebuah panggung ditengahnya. (Halaman 99)

2. Latar Tempat

a. Koukousei Hibiya ( Sekolah Rei, Matsumoto, Ryouma, dan Hoshina ).

b. Di Lorong Kelas 11 ( Tempat loker Rei ).

c. Kedai Ramen Ikaruga ( Kedai ramen milik ayah Rei ).

d. Parikura (PhotoBox yang tersebar nyaris diseluruh pusat perbelanjaan di Jepang).

e. Disney Resort.

3. Latar Suasana

      a.  Senang :  Matsumoto dan Rei begitu senang ketika berada di Parikura.

      b. Menegangkan : Saat Rei di Bully oleh Hoshina dan kedua temannya.

 

Ø  Tema

Tema pada novel The Wishful Tanzuku adalah Kisah Cinta.

 

Ø  Sudut Pandang

Sudut pandang pengarang dalam novel “The Wishfull Tanzuku” menggunakan sudut pandang sebagai orang ketiga yaitu dengan menggunakan kata “Dia, Ia dan Nama Orang”, misalnya Rei, Matsumoto, Otou-san, Fujii, Tahakashi sensei, dll. Seperti dalam kutipan: ( Rei tersentak kaget karena tangan Akhiko tiba-tiba menggenggam tangannya.) Halaman 105

 

 

3.      Unsur Ekstrinsik

Marlyn atau biasa dikenal dengan nama pena Marlyn Christ berkelahiran di Jambi, 24 September 1996. Pelajar yang mencintai berbagai hsl berbau Jepang dan Korea ini berdomisili di Bandung. Sampai saat ini, belum merasa pantas disebut penulis dan lebih senang berbagi cerita dengan siapapun.

Ø  Isi Novel

Novel ini menceritakan seorang pria yang bernama Akhiko yang pintar tetapi ada suatu rahasia yang terdengar oleh teman sekelasnya yang bernama Rei. Karena takut dibongkar oleh Rei, Akhiko pun mengawasi gadis itu terus. Sampai akhirnya kedua orang itu marahan. Tetapi, kemaharan tersebut reda karena Akhiko menolong Rei saat Rei dibully oleh Hoshina dan Kedua temannya. Semenjak itu hubungan mereka lebih baik daripada sebelumnya.

Ternyata, orang tua Rei dan Akhiko berteman. Orang tua mereka meminta mereka untuk pergi berdua dan akhirnya mereka pergi ke Parikura. Disana mereka bergaya dan bersenang-senang. Semenjak saat itu, Akhiko dan Rei merasakan ada yang berbeda diantara mereka. Mereka saling mensupport satu sama lain apapun yang mereka lakukan. Contohnya, Akhiko mensupport Rei dalam bermain music dan Rei mensupport Akhiko saat pertandingan basket. Orang tua mereka pun sudah setuju untuk hubungan Rei dan Akhiko. Hoshina yang dulunya kasar dan sombong sudah menjadi sahabatnya Rei.

Dan pada akhirnya, Akhiko menyatakan perasaannya kepada Reid an memintanya untuk menjadi kekasih Akhiko seumur hidup. Rei pun menerimanya. Lalu mereka menulis nama mereka di tanzuku untuk permohonan. Tanzuku adalah kertas untuk menuliskan keinginan pada festival tanabata. Diyakini semua keinginan yang dituliskan akan terkabul. Terdapat berbagai jenis kertas sesuai dengan keinginan yang akan ditulis.

 

Ø  Komentar

Normal
0

false
false
false

EN-US
X-NONE
X-NONE

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-fareast-font-family:”Times New Roman”;
mso-fareast-theme-font:minor-fareast;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;}

1)     Kelebihan        : Sampul buku yang di gunakan sangat menarik, alur ceritanya tidak rumit sehingga mudah dipahami oleh pembaca. Walaupun ada kata-kata dalam bahasa Jepang, tetapi ada terjemahaanya sehingga tidak mengalami kesulitan dalam membaca novel ini. Kertasnya juga bagus sehingga tidak bosan membacanya.

2)      Kekurangan     : Banyak sekali istilah-istilah dalam bahasa Jepangnya, sehingga bosan untuk membacanya. Dan cara membaca tulisan Jepangnya pun rumit.

3)      Kesimpulan     : Secara keseluruhan novel ini sudah bagus. Tetapi ada kekurangan-kekurangan yang masih harus diperhatikan.

Leave a Reply