RESENSI NOVEL X IIS 2

RESENSI NOVEL

Judul Novel: Suara Dari Dilan

Penulis    : Pidi Baiq

Penerbit   : Pastel Books

Tahun Terbit: Agustus 2016

Jumlah Halaman: 360

 

Sinopsis:

buku ini merupakan sekuel ketiga dari buku “Dilan, dia adalah Dilanku 1990” dan “Dilan”, dia adalah Dilanku 1991.” jika pada dua buku sebelumnya memberikan perspektif dari sudut pandang milea sebagai tokoh utama, pada buku ini menampilkan perspektif dari sudut pandang Dilan sebagai tokoh utama berkisah pada tahun 1990-an dan berlatar masa-masa duduk di bangku SMA dan juga berkisah tentang percintaanya dengan seorang gadis bernama Milea Adnan Husein.

 

Rumusan Kerangka Buku:

buku uni dimulai dengan pendahuluan. dalam pendahuluan ini Dilan menceritakan bahwa ia sebelunya telah membaca kisah yang ditulis oleh pidi dari sudut pandang Milea.

kemudian pada 15 agustus 2015 ia menceritakan di datangi oleh pidi baiq yang inhin menulis buku berjudul “Suara Dilan” yang bersumber pada sudut pandang Dilan sebagai tokoh utama hingga dalam buku tersebut.

hingga akhirnya pada paragraf terakhir buku ini memberi pesan yang cukup baik bagi pembaca bahwa ” mudah-mudahan”. setelah ini , kita bisa menjadi bijaksana dengan tidak mengadili masa lalu oleh keadaan masa kini.”

kemudian pada bab selanjutnya Dilan menceritakan bundanya yang merupakan puja kesuma sebagai akronim dari putri jawa kelahiran sumatra. dilanjutkan dengan masa kecilnya yang pernah juga tinggal di salah satu kabupaten di provinsi timor-timur yang saat itu masih oleh karena ayah Dilan merupakan prajurit dan TNI.

pada bab berikutnya dalam buku ini, dilan menceritakan tentang masa remajanya, bagaimana ia menanai sepedanya dengan nma “mobil derek”. kemudian pada masa SMA yang sudah tidak mau lagi menggubakan sepeda.

pada bab ini juga dijelaskan bagaiman dilan mulai mengenal teman-temanya hingga akhirnya memutuskan untuk bergabung dengan geng motor juga bagaimana pertama kali Dilan mengenal nama Milea.

selanjutnya cetita dalam buku ini membahas tentang Milea, dimulai dari cerita bagaimana Dilan resmi berpacaran, seperti diceritakan perkenalanya dengan Anhar yang telah mampir Milea.

kemudian berlanjut pada bab selanjutnya setelah Dilan diketook oleh kaka Anhar dan ingin melakukan balas dendam, akan tetapi dihalangi oleh Milea yang saat ia datang dengan yugo, sepupunya. tetapi Dilan tidak memperdulikan apa yang dikatalan oleh Milea yang mengancam akan memutuskan hubungannya.

kemudian Dilan menceritakan bagaimana dirinya ditangkap oleh polisi setelah ketahuan membawa pistol sejenis FN. hingga menceritakan konflik yang berada dalam masa-masa berpacaran nya dengan Milea yang akhirnya meminta untuk putus setelah mengetahui Dilan tinggal di rumah burhan. setelah itu Dilan menceritakan bagaimana ini mulaimerasakan adanya jarak antara dirinya Milea setelah adanya pernyataan putus.menceritakan apa yang terjadi untuk melupakan Milea dengan pergi ke jogja dan mendaftar di salah satu pergutuan tinggi di sana.

selanjutnya Dilan menceritakan bagaimana kehidupan keluarganya setelah ayahnya meninggal oleh karena sakit yang diretinya.

kemudian dilanjut dwngan cerita saat magang fan bertemu dengan Milea yang saat itu sedang menunggu kekasihnya bernama mas Herdi yang ternyata sekantor dengan Dilan dan pernah sesekali makan sia bersama. dilanjutkan dengan bagaimana Dilan menceritakan kekasih barunya bernama Cika.

selanjutnya Dilan menceritakan bagaimana pergolakan pada batinya saat ia bercerita pada Milea lewat telepon. setelah bercerita panjang lebar mereka saling membuka diri bahwa sesungguhnya yang menjadikan mereka semakin berjarak adalah kesalah pahaman. pada penghujung buku ini Dilan menjelaskan tentang angan-angan yang ingin ia raih dengan Milea untuk hidup bersama namun takdir erkata lain.

 

kelebihan:

bahasa yang mudah dicerna oleh karena buku ini jenis novel literasi remaja yang termasuk dalam kategori novel remaja.

 

kelemahan:

mulai dari percintaan nya yamg kadang meluber, kemudian juga pada bab yang dibahas dalam buku ini sesekali melompat-lompat dari pembahasan tersebut dan sesekali mencoba mengulang-ulang cerita.

 

penutup:

dalam hasil penciptaan manusia memang selalu ada sempurna di dunia ini melainkan kesempurnaan sang pencipta semesta dan seisinya. dan buku ini juga akan membawa kita sebagai pembaca untuk kembali mengenang masa-masa SMA dimana masa tersebut adalah masa para remaja berusaha untuk memutuskan jati dirinya masing – masing.

Leave a Reply