Resensi Novel “Rindu” Karya Tere Liye

Resensi Novel

Rindu Karya Tere Liye

 

·        Data buku

1.     Judul                     : Rindu

2.     Pengarang             : Tere Liye

3.     Penerbit                : Republika

4.     Alamat penerbir   : Jl. Taman Margasatwa No. 12 Ragunan

  Pasar Minggu, Jakarta Selatan 12550

5.     Tebal                    :544 Halaman

 

·        Sinopsis

“Apalah arti memiliki, ketika diri kami sendiri bukanlah milik kami?

Apalah arti kehilangan, ketika kami sebenarnya menemukan banyak saat kehilangan, dan sebaliknya, kehilangan banyak pula saat menemukan?

Apalah arti cinta, ketika menangis terluka atas perasaan yg seharusnya indah? Bagaimana mungkin, kami terduduk patah hati atas sesuatu yg seharusnya suci dan tidak menuntut apa pun?

Wahai, bukankah banyak kerinduan saat kami hendak melupakan?  Dan tidak terbilang keinginan melupakan saat kami dalam rindu? Hingga rindu dan melupakan jaraknya setipis benang saja”

 

 

Ini adalah kisah tentang masa lalu yang memilukan. Tentang kebencian kepada seseorang yang seharusnya disayangi. Tentang kehilangan kekasih hati. Tentang cinta sejati. Tentang kemunafikan. Lima kisah dalam sebuah perjalanan panjang kerinduan.

Cerita berlatar waktu pada masa pemerintahan Hindia Belanda. Yakni pada masa ketika Belanda masih menduduki Indonesia.

 Perjalanan panjang penuh kerinduan dimulai ketika sebuah kapal besar bernama Blitar Holland mendarat di Pelabuhan Makassar.

Kapal tersebut nantinya akan berhenti dan menaikkan penumpang di Pelabuhan Surabaya, Semarang, Batavia (Jakarta), Lampung, Bengkulu, Padang, Banda Aceh. Kapal itu akan terus melaju hingga Jeddah karena para penumpang kapal tersebut adalah calon jamaah haji.

 

·        Kelebihan

Adapun kelebihan buku ini adalah alur ceritanya yang begitu menarik dan mengalir untuk dibaca. Juga menyajikan nuansa latar yang berbeda. Dan dari novel ini kita bisa mengetahui kehidupan yang terjadi di atas sebuah kapan besar.

·        Kekurangan

 

Menurut saya kekurangan buku ini adalah terletak pada cover buku ini. Covernya tidak menarik, karena cover buku ini tidak sama seperti isi novel ini.

Leave a Reply